https://soundcloud.com/ikhwanfahmi-1/chrisye-lilin-lilin-kecil

Sabtu, 10 Oktober 2015

Debu


Sebuah butiran debu, partikel itu kau
Debu yang disuapkan sebagian ke mulut ayahmu sebagian ke bibir ibumu
Debu dalam rahim ibumu, debu dalam kandung mani ayahmu, mereka menikah atau ntah mungkin belum yang pasti tentunya bersenggama
Debu-debu itu menyatu, menjelma dirimu dalam rahim ibu
Seperti telur dalam rahim ayam
Lunak dan hangat dalam cangkang ketuban

Darahnya beredar menjalar di setiap sudut endapan sperma ayahmu yang terselip
Kau terwujud, tercangkok dalam eraman sembilan bulan
Dalam erangan perih linunya
Kau retakkan dinding telur, merongrong lorong gelap
Menyembul dari pintu selangkangan
Jatuh dalam buaian

Matamu pejam, telingamu tak mendengar, kakimu lemah, tanganmu menggigil, pikiranmu tidak bekerja
Kau tidak memahami apapun
Kau tidak mengenal siapapun
Kau hanya tahu empat hal
Menangis, mengompol, berak, dan menyusu

Belasan tahun kemudian banyak hal kau tahu
Dunia, logika, pria, wanita, mulia, terhina, binasa, elegi, dan mulai percaya yang tak kau tahu
Surga, neraka, dan Maha Kuasa.

Puluhan tahun kemudian  matamu tak dapat melihat
Telingamu tuli
Kakimu lumpuh
Pikiranmu mati suri
Kau tidak dapat memahami apapun
Kau tidak mengenal siapapun, kau tergolek layu
Kau hanya tahu satu hal...
Ajal

Tiba-tiba kau mati
Tenggelam dalam sunyinya bumi
Sekali lagi
Kau menjelma debu
Tiada apapun tersisa darimu sekalipun harga dirimu
Kecuali bahwa kau tetap meracau dan bercumbu denganku di pertapaan malamku
Itupun kalau aku tidak mendahuluimu

Manusia beredar seperti poros bumi
Lintasan hari, ramahnya musim semi, seperti setiap tetesan embun, bunga dandelion, pohon, surya, tata surya, galaksi, semesta, yang berputar dan meledak.
Kau bukan apa-apa
Kau hanya debu
Apa yang tertinggal darimu?
Konon yang kau bawa hanyalah tinggal urusanmu dengan yang kau imani
Sedang yang tertinggal hanyalah setiap kebaikan dan kejahatan yang kau kerjakan pada hangat dan lembutnya debu-debu lain yang berserakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar